Syihabudin Hasyim,dari kepala desa hingga anggota DPRD Tangesel

Rumah luas bertingkat satu dengan cat putih menggambarkan kesuksesan dari pemiliknya”

20170114144616

tampak depan rumah syihabudin hasyim

Syihabudin Hasyim yang merupakan anggota komisi II DPRD Tangerang selatan ini memiliki rumah yang cukup luas yang berada di Jl. Camar XXII No. 18 Pd. Betung, Pd. Aren Kota Tangerang Selatan. Memiliki rumah yang cukup luas dengan pendapatan DPRD sebesar RP. 4.000.000 hingga Rp. 5.000.000 perbulannya atau ditambah dengan tunjangan jumlahnya sebesar 26 sampai 27 Juta. Hal ini akan menimbulkan pertanyaan dari beberapa kalangan.

Tidak hanya memiliki rumah yang cukup luas, Bapak dari dua anak ini juga memiliki GOR (Gelanggang Olah Raga) yang berada dekat rumahnya atau persis disamping depan rumah miliknya. Menurut Syihabudin Hasyim yang ditemui di kediaman rumahnnya usai menunaikan ibadah umroh, beliau mengatakan bahwa rumah yang ditempatinya saat ini merupakan warisan yang berasal dari ayahnya. Untuk membangun rumah tersebut dia bahkan menjual tanah warisannya sebesar 1400 m2. Sedangkan untuk GOR yang dimilikinya juga berasal dari warisan bahkan sertifikat tanahnya masih atas nama nenek beliau.

Berawal menjadi kepala desa Pd. Aren selama 15 tahun Syihabudin Hasyim atau yang sering disapa Syihab memulai karier politiknya. Usai menjabat menjadi kepala desa beliaupun melanjutkan menjadi anggota DPRD Tangerang Selatan pada periode 2014-2019. Memenangkan kursi DPRD Tangerang Selatan merupakan hal yang cukup mudah bagi Syihab sebab beliau sudah memulai karier politiknya sejak awal. Bahkan dia juga memenangkan kursi terbanyak pada pemilu tersebut.

Berkat perolelahan hasil kursi yang dimenangkan Syihabudin yang merupakan kader dari partai Golkar (Golongan Karya) beliaupun berkesempatan untuk memimpin DPRD Tangerang Selatan seperti yang dikutip dari https://www.kabar6.com/tangerang/selatan/7371-syihabudin-hasyim-pimpinan-sementara-dprd-tangsel. Tidak hanya itu saja Syihabudin juga aktif dalam organisasi khusunya pada partai asalnya yaitu Golkar. Atas kinerja dan hasil kerja yang dilakukannya bahkan dia juga sempat diusulkan untuk menjadi ketua fraki Golkar di DPRD Tangerang Selatan. Namun, keputusan itu ditolaknya justru dia mengundurkan diri dari posisi yang dimilikinya bahkan diapun menerima konsekuensi yang bakal diterimanya http://detakbandung.com/serpong/item/4284-airin-segera-bahas-susunan-fraksi-di-dprd.

Menjadi anggota DPRD Tangerang selatan merupakan pekerjaannya saat ini. Dia sendiri juga tidak memiliki pekerjaan lain seperti usaha atau bisnis keluarga yang dimilikinya. Sebelum menjadi anggota DPRD beliau juga sempat menjadi dosen di Univerista Jayabaya. Hal ini terlihat dari latar belakang beliau yang merupakan lulusan S1 dan S2 hukum. Syihabudin Hasyim yang merupakan keturunan betawi ini menikah dengan istrinya yang berasal dari pekan baru dan mendapatkan dua orang anak yang sudah tumbuh besar. Anak pertama beliau sudah lulus kuliah S1 di Universitas Bina Nusantara dan yang kedua juga sudah lulus kuliah S1 di Swiss German Univeristy.

Menjadi keturunan Betawi tidak heran membuatnya memiliki warisan yang banyak, hal inilah yang membuatnya rumit terkait dengan LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara). Dimana syarat menjadi anggota DPRD adalah harus menyerahkan laporan tersebut. Namun sampai saat ini Syihab masih belum menyerahkan. Menurutnya untuk mengurus laporan tersebut begitu rumit dan mengeluarkan biyaya yang cukup tinggi. Untuk laporan harta bergerak mungkin mudah dia bisa saja langsung melaporkan kendaraan yang dimilikinya seperti kendaraan bermobil yaitu mazda 2 berwarna hijau, sedan vios berwarna hitam dan sepeda motor ninja berwarna merah. Namun unuk harta tidak bergerak sedikit rumit untuk menjelaskannya.

Rata-rata warisan yang dimilikinya masih atas nama dari orangtua bahkan neneknya. Untuk membuktikan hal itu terlalu rumit karena harus ada bukti yang jelas terkait itu. Menurut Syihabudin, jaman dulu kalo orang betawi memberikan warisan hanya menggunakan cara adat istiadat tanpa lansung diubah atas namanya. Sehingga hal itu yang merumitkan Syihabudin untuk mengurus LHKPN yang dimilikinya. Berbeda dengan anggota DPRD lainnya yang hanya memili rumah 1 mungkin jauh lebih mudah daripada dirinya.

Beralih dari hal itu, menjadi anggota DPR juga tetap harus menjalankan pembangunan yang ada di kota Tangerang Selatan. Seperti anggaran dana untuk tahun 2017 yang telah usai dilaksanakan. Menurut Syihabudin, usai tugas anggaran telah selesai dilaksanakan selanjutnya DPRD akan bertugas mengawasi program-program yang akan dilkasanakannya.

“DPRD tidak ada libur nantinya kami akan reses untuk berkumpul dengan masyarakat, kembali lagi untuk melaporkan apa yang sudah kami kerjakan untuk rakyat. Yah kembali lagi untuk rakyat” tuturnya.

Dibuat oleh : Buko Vinaring

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s