Dewi Indah Damayanti ketua fraksi Madani Gabungan Partai Nasdem dan PKB serta Sekretariat Jendral Partai Nasdem

Ketua fraksi Madani sekaligus Sekjen Partai Nasdem menjelaskan kisah hidupnya selama berkecimpung di dunia politik. Wanita lulusan sarjana ekonomi ini menceritakan bagaimana awalnya ia bisa bergabung pada partai politik. Sejak 2011 beliau mendaftarkan diri menjadi kader partai lalu sejak 2012 beliau menjadi bendahara di Partai Nasdem.

            Dewi Indah Damayanti S.E seorang anggota dari partai Nasional Demokrat mendaftarkan diri sebagai kader agar bisa  masuk ke dalam partai. Sejak pertama beliau hanya menjadi anggota dan kader partai. Dewi menjelaskan awal mula Nasdem, dimana awalnya itu adalah sebuah ormas, selama 2 tahun lalu berubah menjadi partai politik sejak 2011. Dahulu Dewi menjadi anggota biasa lalu ada sistem kepengurusan perwilayah  dari Dewan Perwakilan Daerah tangsel lalu ke Dewan Perwakilan Cabang (kecamatan). Saat itulah Dewi terpilih menjadi pengurus di Ciputat Timur.

img_20170112_162839_hdr

            Wanita kelahiran Tangerang, 28 Oktober 1969 tersebut mengaku secara pribadi tidak memiliki usaha sampingan. Segala harta kekayaan yang beliau miliki merupakan hasil dari gaji dan tunjangan selama beliau menjabat sebagai anggota dewan di Partai Nasdem.

            Sejak 2012 ada pencalonan calon legislatif  Dewi bersama tim mulai bergerak dan dipilih oleh kepegurusan untuk mewakili DPC tersebut. Dengan melakukan Dapil (daerah pemilihan) sesuai domisili, menggunakan sistem kocok nomor dan diurutkan. Di DPC  jadi bendahara tahun 2012 dan pada 2014 menjadi dewan lalu naik jabatan di DPRD Tangsel menjadi sekertaris jendral. Lalu sejak menjadi anggota dewan membangun kantor di samping rumah untuk memudahkan rekan berkomunikasi.

IMG_20170112_163342_HDR.jpg

            Dewi sangat tidak terbuka untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh saya, yang menyangkut hal-hal pribadi seperti gaji, tunjangan, pekerjaan suami, fasilitas yang diperoleh, dan lain sebagainya. Beliau mengatakan hanya memiliki satu rumah, satu mobil pribadi, dan satu mobil dinas.

            “Yahh ibu mana ada datanya semua laporan harta itu saya tulis didalam form lalu saya kembalikan ke kantor, staff saya yang mengurus. Oh sudah, saya sudah melaporkan LHKPN pada tahun 2016, bukan hanya gaji dan tunjangan saja yang saya laporkan namun harta sekecil apapun seperti emas 1 gram juga saya laporkan pokoknya semua benda bergerak maupun tidak bergerak pasti saya laporkan, jadi urusan sudah diberi ke KPK atau belum saya tidak tau menau, lagipula sebenarnya untuk hal seperti itu kan urusan pribadi ya cuman mungkin supaya ada transparansi nya kepada masyarakat jadi harus melaporkan”, Ujar Dewi ketika ditanyakan mengenai jumlah harta kekayaan.

img_20170112_150537

            Setiap senin dan kamis kegiatan anggota dewan adalah mengadakan rapat pimpinan, sisanya kunjungan kerja daerah tangsel bahkan keluar daerah untuk melakukan studi banding. Saat sudah dilantik menjadi anggota dewan harus memiliki fraksi dan komisi sebagai bagian dari program kerja DPRD. Terdiri dari 3 pekerjaan yakni pengawasan (controlling), anggaran (budgeting), legislasi (peraturan daerah).

            Di Tangsel ada komisi 1 sampai dengan 4 isinya adalah gabungan fraksi. Komisi I pemerintahan dan hukum, tugasnya mengawasi pekerjaan pemerintahan seperti dinas sosial. Komisi II kesejahteraan masyarakat tugasnya berhubungan dengan kesehatan, sekolah gratis, dan koprasi. Komisi III pendapatan, tugasnya mengawasi bangunan yang ada di Tangsel dari jasa perhotelan dan pajak bangunan. Tugasnya hanya mengawasi hotel, restoran, rs lalu di laporkan lagi ke Pemerintah Kota (Pemkot). Komisi IV adalah infrastuktur, yang berhubungan dengan pekerjaan umum, dan dinas tata kota. Itu adalah program pemerintah lalu komisi-komisi inilah yang mengawasi.

img_20170112_150733

            Dewi tidak menyebutkan nominal pendapatan pokok dan tunjangannya. Untuk gaji beliau hanya menyebutkan hampir sama dengan Pegawai Negri Sipil (PNS) yakni 4 – 5 juta namun untuk tunjangan berkisar dari 15 – 20 juta rupiah. Dewi memiliki satu mobil dinas Toyota Kijang Innova, mobil pribadi Honda CRV, dan 4 sepeda motor diantaranya Honda PCX, Honda Beat, Yamaha Mio, Suzuki Satria FU.

img_20170112_150602

            Menurut LHKPN, setiap penyelenggara Negara memiliki kewajiban untuk melaporkan harta kekayaan yang sudah diatur dan ditetapkan dalam UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara Negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme, UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi No. KEP. 07/KPK/02/2005 tentang tata cara pendaftaraan, penerimaan, dan pengumuman laporan harta kekayaan penyelenggara Negara.

(https://acch.kpk.go.id/id/statistik/statistik-lhkpn)

IMG_20170112_162317.jpg

Dibuat oleh : ANNISA PUTRI H

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s